Kontroversi Lagu Ice Crem - Blackpink Dituduh Lecehkan Agama Islam


-Jumat lalu (28/08/2020) Blackpink merilis single terbarunya dengan Music Video berjudul Ice Cream.

   Sempat dikira Ariana Grande, ternyata agensinya yakni YG Entertainment ini menjadikan Selena Gomez sebagai featuring dalam lagu ini.

   Tak hanya itu, pada hari ini (01/09/2020) sudah lebih 139 juta kali ditonton.

   Namun, lagu yang dibawakan keempat members aslinya yaitu Jisoo, Rose, Jennie, dan Lisa ini kini menuai kontroversi karena pasalnya terdapat lirik yang dituduh melecehkan agama islam. Tuduhan penghinaan ini terletak pada lirik lagu bagian Lisa yang menyebut nama Nabi Musa (Moses) pada lirik lagu MV terbarunya di verse 1.



   "Play the part like Moses, keep it fresh like roses (Oh). Yang berarti Lakukan peran seperti Nabi Musa, tetap segar seperti bunga mawar."

   Lirik ini diciptakan oleh Bekuh Boom, penulis lagu asal Amerika Serikat yang sering bekerja sama dengan artis YG Entertainment dri Blackpink, Taeyang BIGBANG hingha iKon. Dalam situs Genius pada 28 Agustus 2020 saat lagu Ice Cream - Blackpink Dan Selena Gomez dirilis, Bekuh Boom menjelaskan arti lirik yang kini menjadi kontroversi.

   "Musa membelah laut merah, buat siapa pun yang tidak tahu ceritanya. Jadi pada dasarnya, aku akan membutuhkanmu untuk mengatasinya jika kau adalah priaku. Itu standarnya. Jika kamu tidak dapat membelah laut, maka kamu tidak dapat berpesta denganku," ungkap Bekuh Boom.

   Melihat pernyataan perempuan bernama asli Rebecca Rose Johnson terhadap makna lagu Ice Cream ini menuai protes dari banyak orang di sosial media. Istilah Nabi Musa membelah laut merah dianggap mengandung makna eksplisit.

   Melihat banyaknya protes terkait lirik Nabi Musa, Bekuh Boom membantah tuduhan pun juga melakukan klarifikasi jika ia tidak bermaksud melecehkan agama. Pencipta lagu 26 tahun tersebut menjelaskan Ia hanya melakukan permainan kata dalam lirik sebagai punchline.

   "Play the part - lakukan bagianmu dalam hubungan. Moses PARTed the sea, kata part berkaitan dengan Nabi Musa yang aku gunakan dalam rap puchline. Sangat menarik melihat ribuan orang asing sok tahu tentang apa yang kau maksud. Pertama, aku adalah seorang Kristen. Kata Nabi Musa tidak ada unsur seksual," ungkap Bekuh Boom dari Instagram @bekuhboom pada Minggu, 30 Agustus 2020.

   "Aku berkata 'kamu adalah yang terpilih' artinya Aku memilihmu dari sekian banyak pria. Kemudian aku bilang 'berperan seperti Musa', dan aku jelaskan kisah sejarah menurut Injil karena Nabi Musa setelah membelah laut. Itu adalah permainan kata. Dan aku menggunakannya jika kamu tidak bisa memindahkan gunung atau 'membelah lautan' kamu tidak bisa bersamaku," lanjutnya.

   Bekuh Boom membantah bahwa arti liriknya sebagai simbol seksual, menurutnya lirik itu tentang menjadi pacar yang baik dan melakukan segalanya untuk perempuan yang disukai.

   "Silahkan berkaca sebelum menuduh seseorang melecehkan agama. Asumsi mu salah dan membuang waktu untuk melakukan hal mengerikan padaku. Jika kamu masih tersinggung, aku minta maaf dan itulah yang hanya bisa kulakukan untukmu. Itu tidak ditulis untuk menyinggung siapapun, aku meyakini apa yang aku tulis," kata Bekuh Boom di akhir pernyataannya.



   Ini bukan kali pertama Blackpink dituduh melecehkan agama. Pada lagu sebelumnya 'How You Like That', terlihat patung Ganesha disebelah Lisa yang diletakkan di bagian bawah. Ganesha sendiri ialah salah satu dewa dalam agama Hindu yang sering digambarkan dengan kepala menyerupai gajah.

   Meletakkan patung salah satu dewa agama Hindu ini menuai banyak protes karena Ganesha dianggap suci dan seharusnya diletakkan di permukaan tinggi, namun YG Entertainment dan juga Blackpink tidak menggubris tuduhan pelecehan agama yang dilayangkan terhadap mereka.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas TIK Evaluasi Bab IV

Evaluasi Bab V

Tugas TIK Evaluasi Bab 1